Lumajang Terpilih Jadi Mitra Program INOVASI Indonesia–Australia Tahap III

Lumajang, kabarjelas.com – Kabupaten Lumajang terpilih menjadi salah satu wilayah mitra dalam Program INOVASI Tahap III, hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Australia. Selain Lumajang, Kabupaten Tuban juga ditunjuk untuk menjadi wilayah pelaksanaan program di Jawa Timur.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jawa Timur Nomor 400.3/1110/101.1/2025 terkait penunjukan kabupaten/kota yang akan didampingi oleh tim Program INOVASI. Program ini akan dimulai pada 12 Juni 2025 dengan tahap awal berupa penyusunan rencana program pendampingan pada jenjang pendidikan dasar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto, menyambut baik penunjukan ini. Ia menyebutnya sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

“Alhamdulillah, Lumajang akhirnya ditunjuk sebagai wilayah yang akan mendapatkan pendampingan dari Program INOVASI. Ini menjadi pertanda bahwa pemerintah serius meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Nugraha Yudha Mudiarto kepada kabarjelas.com, Senin (9/6/2025).

Fokus pada Lima Isu Strategis

Nugraha menjelaskan bahwa Program INOVASI akan menitikberatkan pada lima variabel utama, yakni:

  1. Penguatan kurikulum,
  2. Kualitas pembelajaran,
  3. Adaptasi terhadap perubahan iklim,
  4. Isu inklusi sosial di lingkungan pendidikan,
  5. Pengembangan sistem pendampingan yang kontekstual.

Program ini akan dilaksanakan melalui dua skema utama, yaitu pendampingan langsung pada satuan pendidikan dasar (SD) dan pendampingan berbasis wilayah.

“Kalau kami berharapnya pendampingan dilakukan berbasis zona, karena ini bisa mengurangi potensi ketimpangan pendampingan dan lebih sesuai dengan kebutuhan lokal,” jelasnya.

Komitmen dari DPR RI

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Jatim IV Jember–Lumajang, Muhamad Nur Purnamasidi, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan pemerintah daerah.

“Inovasi dalam peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat dasar adalah keniscayaan. Ini penting, terlebih untuk menjangkau wilayah-wilayah yang secara geografis berada di pedesaan,” ujar Bang Pur, sapaan akrab Muhamad Nur Purnamasidi.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Program INOVASI tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diiringi dengan indikator capaian yang terukur dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.

“Kami di Komisi X DPR RI akan terus mendukung program-program peningkatan kualitas pendidikan, terutama yang menyasar anak-anak Indonesia di daerah,” pungkasnya.

Tentang Program INOVASI

Sebagai informasi, INOVASI (Innovation for Indonesia’s School Children) merupakan program kerja sama bilateral antara pemerintah Indonesia dan Australia yang fokus pada penguatan kapasitas dan kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam aspek literasi, numerasi, dan tata kelola sekolah.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru