Kabarjelas.com Jember, Pagi tadi, Rabu 13 Agustus 2025, suasana hangat terasa di dua titik pertemuan sekaligus. Di Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, para wali murid berkumpul di rumah koordinator desa, Mbak Fini. Sementara itu, di Desa Garahan, Kecamatan Silo, pertemuan serupa dipimpin oleh kordes Ana Sriwahyuni.
Related Posts:
Keduanya menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengarahan teknis pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi. Puluhan warga yang hadir tampak gembira. Mereka mengaku lega karena bantuan ini bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sekolah anak, mulai dari sepatu, buku, hingga tas baru.
Bang Pur—sapaan akrab H. Muhammad Nur Purnamasidi, anggota DPR RI tiga periode—mendapat ucapan terima kasih berulang kali. Bagi warga, Bang Pur adalah sosok yang konsisten memperjuangkan pendidikan anak-anak tidak mampu. Selama menjabat, ia dikenal rutin mendorong agar kuota PIP melalui jalur aspirasi dapat menjangkau desa-desa pelosok.
Jalur aspirasi ini adalah mekanisme khusus di mana anggota DPR RI mengusulkan nama siswa dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan bantuan PIP dari Kementerian Pendidikan. Skema ini diharapkan menjadi jembatan agar anak-anak desa tetap bisa melanjutkan sekolah tanpa terbebani biaya perlengkapan belajar.
Di dua kecamatan ini, rasa syukur warga sama: dukungan Bang Pur nyata terasa hingga ke rumah-rumah mereka.

















