Jember,Kabarjelas.com – Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan energi masyarakat, khususnya LPG 3 kilogram (kg), tetap terpenuhi di tengah ramainya isu pasokan di Kabupaten Jember sepanjang April 2026.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina melakukan pemantauan intensif di lapangan, mulai dari ketersediaan stok hingga distribusi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran berjalan lancar sekaligus menjaga agar LPG subsidi digunakan sesuai peruntukannya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa kondisi stok LPG 3 kg di Jember dalam keadaan aman.
“Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan,” ujar Ahad, Rabu (22/4/2026).
Selain itu, Pertamina juga melakukan penyaluran tambahan sepanjang April 2026, terutama pada periode pasca-Idulfitri dan libur panjang Paskah. Langkah ini diperkuat dengan pelaksanaan operasi pasar guna menstabilkan distribusi di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk menggelar operasi pasar LPG 3 kg. Kegiatan ini telah berlangsung sejak Senin (20/4/2026) dan hingga kini sudah menjangkau lima kecamatan dengan total distribusi mencapai 1.500 tabung.
Related Posts:
Setiap kecamatan mendapatkan alokasi sekitar 300 tabung, dengan penyesuaian berdasarkan kebutuhan di lapangan. Ke depan, operasi pasar direncanakan menyasar 31 kecamatan di Jember dan berlangsung hingga 4 Mei 2026.
“Kegiatan operasi pasar ini masih akan terus dilaksanakan menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” jelas Ahad.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu per tabung, sekaligus menjamin kualitas dan kuantitas.
Di sisi lain, Pertamina menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada agen atau pangkalan yang melanggar ketentuan distribusi, mulai dari penghentian alokasi hingga pemutusan hubungan usaha.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan penyaluran LPG subsidi benar-benar tepat sasaran dan menjawab kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan gas melon di wilayah Jember dan sekitarnya.














