Lumajang, Kabarjelas.com – Dukungan bagi keberlangsungan pendidikan siswa terdampak erupsi Gunung Semeru terus mengalir. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan berupa tas, sepatu, dan meja lipat, Anggota Komisi X DPR RI H. Muhamad Nur Purnamasidi kembali hadir memberikan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa yang masih mengikuti proses belajar di Tenda Sekolah Darurat, Desa Oro-oro Ombo, Lumajang, Selasa (09/12/2025).
Kali ini, Purnamasidi menggandeng Lembaga Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslabdik) Kemendikdasmen RI untuk menyalurkan bantuan di tenda darurat SD Negeri Supiturang 02. Bantuan yang diberikan pun lebih lengkap dibanding sebelumnya. Tidak hanya sepatu dan kaos kaki, tetapi juga seragam sekolah baru, perlengkapan belajar, dan jas hujan anak untuk menunjang kegiatan belajar di tengah cuaca yang tak menentu.
“Atas arahan Bang Pur, kami tim di lapangan kembali menyerahkan bantuan ini kepada sekolah yang kini menempati tenda darurat,” kata Pudoli Sandra, Tenaga Ahli Anggota Komisi X DPR RI H. Muhamad Nur Purnamasidi.
Related Posts:
Tak hanya menyasar siswa, Purnamasidi bersama Puslabdik juga memberikan dukungan bagi para guru berupa alat peraga pembelajaran. Mulai dari perlengkapan tulis papan hingga belasan buku paket pegangan guru untuk kelas 1 sampai kelas 6. Bantuan ini dinilai sangat penting agar proses belajar tetap berjalan optimal meski berlangsung di ruang darurat.
“Ini bantuan ke-3 yang diperintahkan Bang Pur. Bedanya, kali ini ada bantuan buku paket yang sangat dibutuhkan sebagai bahan ajar di kelas,” lanjut Pudoli yang juga Ketua Tim Rumah Aspirasi Bang Pur di Lumajang.
Ia menambahkan, Bang Pur secara rutin menghubungi tim di daerah untuk memastikan kebutuhan sekolah darurat terus dipantau dan dipenuhi sesuai kondisi di lapangan.
Setelah menyalurkan tiga gelombang bantuan bagi siswa dan guru terdampak erupsi Semeru, Purnamasidi dijadwalkan melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung proses pembelajaran di tenda darurat dan memastikan layanan pendidikan tetap berjalan bagi anak-anak penyintas bencana.
Penulis: Rokhmad

















