Lumajang.Kabarjelas.com. Komitmen memperjuangkan hak pendidikan anak Indonesia terus dilakukan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi. Pria yang akrab disapa Bang Pur itu menegaskan bahwa upaya memastikan negara hadir dalam memenuhi hak pendidikan setiap warga terus menjadi prioritasnya di parlemen. Termasuk di antaranya memastikan sistem pendidikan nasional terus mengalami perbaikan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Hal itu disampaikan Bang Pur saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka masa reses di Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Senin (02/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh wali murid dan siswa penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) dan KIP Kuliah jalur aspirasi.
Dalam pertemuan tersebut, Bang Pur menjelaskan bahwa program Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi merupakan bagian dari perjuangan panjang Komisi X DPR RI dalam memastikan anggaran pendidikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Doakan ya, sebagai wakil bapak/ibu sekalian di Senayan, semoga saya terus istiqomah memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam memenuhi hak pendidikan”, ujarnya di hadapan para wali murid.
Ia menegaskan bahwa PIP dan KIP Kuliah bukan sekadar program bantuan biasa, melainkan bentuk konkret keberpihakan negara terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Menurutnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa yang tidak boleh terhambat oleh persoalan ekonomi.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, kepemudaan, Perpusnas dan Kepemudaan, Bang Pur menyampaikan bahwa pengawalan terhadap anggaran pendidikan terus dilakukan, termasuk memastikan proses penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
“PIP aspirasi ini adalah buah perjuangan kami di Komisi X. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Lumajang yang gagal sekolah hanya karena persoalan biaya. Termasuk tahun ini kami juga baru saja berhasil menaikkan besaran bantuan pendidikan”, tegasnya.
Related Posts:
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan para orang tua agar memanfaatkan bantuan PIP sesuai peruntukannya, yakni untuk kebutuhan pendidikan seperti pembelian perlengkapan sekolah, seragam, buku, hingga biaya penunjang pembelajaran lainnya.
Para wali murid yang hadir menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka mengaku terbantu dengan adanya program PIP aspirasi, terutama dalam meringankan beban biaya pendidikan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
“Sebagai wali murid, kami mengucapkan terima kasih banyak. Karena sebelumnya anak saya gak pernah dapat PIP. Namun setelah diusulkan oleh Bang Pur akhirnya anak saya sudah 2 tahun ini dapat terus”, ujar Endang, salah satui wali murid dari SD Negeri Tegalbangsri 01.
Melalui agenda reses ini, Bang Pur berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat terus terjalin, sehingga berbagai persoalan pendidikan di daerah dapat langsung diserap dan diperjuangkan di tingkat pusat.
Penulis : Rokhmad

















