Wadul Gus’e, Jembatan Baru Antara Rakyat dan Pemerintah

Program Pro Guse Fawait
Bupati Jember Muhammad Fawait didampingi jajaran kepala OPD dan TP3D saat menggelar konferensi pers bertajuk Pro Gus'e 100 di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (28/4/2025) malam.

Jember, kabarjelas.com – Wadul Gus’e hadir sebagai angin segar dalam layanan publik di Kabupaten Jember.

Saluran ini bukan sekadar tempat mengadu, tapi ruang baru bagi warga untuk terhubung langsung dengan pemerintah.

Warga bisa melaporkan jalan berlubang, lampu mati, hingga masalah fasilitas umum hanya dengan mengirim pesan singkat, lokasi, dan foto.

Responsnya pun nyata.

Tim URC Bina Marga, yang terdiri dari 100 personel, turun setiap hari untuk menambal jalan rusak.

Tak sedikit warga yang sudah merasakan manfaatnya.

Beberapa hari setelah mengirim aduan, tim langsung datang. Tak perlu nunggu viral, tak perlu surat menyurat.

Inilah bentuk pelayanan publik yang cepat dan tepat.

Bupati Jember Muhammad Fawait juga menunjukkan keberanian dengan turun langsung ke lapangan.

Kasus palang besi ilegal milik BUMN menjadi contoh. Ia hadir sendiri dan memerintahkan pencabutan karena tak berizin.

Ini bukan pencitraan, tapi komitmen nyata.

Pemerintah yang hadir saat rakyat butuh, bukan hanya saat kampanye tiba.

Tentu, masih ada catatan. Pemerataan layanan dan transparansi tindak lanjut masih perlu diperkuat.

Tapi langkah awal ini layak diapresiasi.

Wadul Gus’e memberi harapan baru. Bahwa suara rakyat, sekecil apa pun, tetap punya arti.

Dan pemerintah, jika mau, bisa benar-benar hadir. (Saiful Rahman)

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru