Jember, kabarjelas.com – Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto, menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan hanya bisa tercapai jika dimulai dari akhlak pemimpinnya. Pernyataan ini ia sampaikan saat menghadiri Haul ke-55 KH Misri di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, pada Minggu, 4 Mei 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Djoko menyampaikan bahwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai moral akan menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, adil, dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kepada kelompok tertentu.
“Pembangunan yang benar itu lahir dari pemimpin yang berakhlak. Karena dari akhlak itulah muncul transparansi, tanggung jawab, dan keberpihakan yang murni untuk masyarakat,” ujar Djoko dalam sambutannya di hadapan ribuan jamaah.
Ia menegaskan bahwa pemimpin yang menjunjung nilai etika dan akhlak akan menghindari praktik korupsi, nepotisme, serta tindakan semena-mena dalam mengambil keputusan.
Tak hanya itu, Djoko juga menyoroti beragam potensi unggulan yang dimiliki Jember, seperti sektor pertanian, wisata alam, dan sumber daya manusia. Namun menurutnya, potensi tersebut belum termanfaatkan secara maksimal karena belum adanya kepemimpinan yang fokus dan berpihak.
“Jember punya segalanya. Lahan pertanian kita subur, wisata banyak, sumber daya melimpah. Tapi belum tergarap optimal. Itu karena akhlak dalam memimpin belum menjadi prioritas,” tambahnya.
Acara haul yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Al-Misri itu juga dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, dan ribuan warga yang datang dari berbagai wilayah. Wabup Djoko menyampaikan rasa hormatnya kepada para kiai dan berharap nilai-nilai warisan KH Misri dapat terus dijadikan pedoman hidup, termasuk dalam membangun pemerintahan yang bersih dan melayani.
“Kami sangat membutuhkan doa dan bimbingan para kiai, agar para pemimpin Jember terus diberi petunjuk dalam menjalankan amanah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al-Misri, KH Abdus Sukur, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati. Ia menyebut bahwa kehadiran tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah menghargai tradisi keagamaan dan peran pesantren dalam membina moral masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Bupati. Ini menunjukkan bahwa nilai keagamaan masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” kata KH Abdus Sukur.
Haul Kyai Misri ke-55 ini berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Doa-doa dipanjatkan untuk almarhum, serta untuk kemajuan Kabupaten Jember yang lebih religius, adil, dan sejahtera. (Saiful Rahman)

















