Jember, kabarjelas.com – Keindahan alam dan kekayaan edukatif di Jember kembali mencuri perhatian. Selasa (13/5/2025), Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran pejabat daerah melakukan kunjungan langsung ke dua destinasi andalan: Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) di Kecamatan Rambipuji dan Pantai Papuma di Kecamatan Wuluhan.
Kunjungan ini dilakukan tak lama setelah surat edaran (SE) mengenai pembatasan tujuan studi tur ke luar daerah diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Tujuannya jelas: memaksimalkan potensi wisata lokal yang ternyata luar biasa memukau.
“Siang ini saya berkunjung ke Puslitkoka dan Pantai Papuma. Dua lokasi ini membuktikan bahwa Jember punya destinasi wisata yang tak kalah menarik dari daerah lain,” ujar Bupati Fawait dengan nada bangga.
Related Posts:
Puslitkoka menawarkan konsep eduwisata yang unik. Pengunjung, khususnya pelajar, bisa melihat langsung proses penelitian dan pengembangan kopi serta kakao, dua komoditas andalan Jember yang mendunia. Sementara itu, Pantai Papuma menyuguhkan panorama luar biasa yang membuat siapa pun terpesona—terutama saat menikmati sunrise dan sunset dari atas Bukit Siti Hinggil.
Bupati pun mengaku terkagum-kagum dengan potensi yang dimiliki dua tempat tersebut. Ia mengajak para wali murid dan sekolah untuk mempertimbangkan destinasi wisata lokal jika ingin menyelenggarakan kegiatan studi tur.
“Ini bukan hanya tentang hemat biaya, tapi juga soal membangkitkan sektor wisata Jember dan memberi pengalaman berharga bagi anak-anak,” ungkapnya.
Menurut Fawait, dengan memanfaatkan wisata lokal, masyarakat dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sembari mengenalkan kekayaan alam dan budaya Jember kepada generasi muda.
Langkah ini juga diyakini akan memperkuat penerapan SE pembatasan studi tur ke luar kota, sekaligus menjadi momentum membangkitkan kembali sektor pariwisata pascapandemi. (Saifulrahman)



















