JEMBER,kabarjelas.com — Dinamika politik dan organisasi masyarakat di Kabupaten Jember mulai bergerak menjelang berbagai agenda pembangunan daerah tahun 2026. Salah satu yang menjadi perhatian adalah munculnya nama Tino Cahyono sebagai figur yang siap memimpin Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Jember.
Tino menegaskan komitmennya untuk menjadikan SOKSI bukan sekadar organisasi politik pendukung, melainkan wadah penggerak program-program pro rakyat yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat bawah.
Menurutnya, arah gerakan SOKSI ke depan harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah serta berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Kita ingin SOKSI hadir bukan hanya dalam momentum politik, tetapi benar-benar bekerja untuk masyarakat. Fokusnya pada program konkret yang bisa dirasakan langsung,” ujarnya.
Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain penguatan koperasi desa, pemberdayaan UMKM, hingga dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu agenda nasional.
Related Posts:
Tino menilai koperasi desa dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat bawah, terutama di tengah tekanan ekonomi dan menurunnya daya beli warga.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dan komunitas agar program sosial dan ekonomi tidak berjalan parsial.
Penguatan jaringan organisasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam membangun stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih inklusif.
Munculnya Tino Cahyono dalam bursa kepemimpinan SOKSI Jember juga mulai dibaca sebagai bagian dari konsolidasi politik akar rumput menjelang dinamika politik lokal beberapa tahun ke depan.
SOKSI sendiri merupakan salah satu organisasi pendiri Partai Golkar yang memiliki sejarah panjang dalam pergerakan sosial dan politik nasional.
















