Jember, kabarjelas.com – Tak hanya hadir sebagai pembicara dalam forum ilmiah internasional North American Productivity Workshop (NAPW) XII di Amerika Utara, Bupati Jember Gus Fawait diam-diam juga membawa misi promosi: mengenalkan kopi dan cerutu khas Jember kepada dunia.
Dalam konferensi yang digelar di Virginia, Amerika Serikat, Gus Fawait mewakili Indonesia menyampaikan makalah bertema “Analysis of Production & Efficiency”. Namun lebih dari sekadar forum akademik, kehadiran Fawait menjadi panggung diplomasi daerah yang membawa nama Jember ke level global.
Related Posts:
Menurut informasi yang diterima kabarjelas.com, Fawait menyisipkan pesan penting dalam berbagai kesempatan selama forum berlangsung: bahwa kopi dan cerutu Jember adalah produk lokal berkualitas ekspor yang layak dilirik pasar internasional.
> “Kalau bicara produktivitas dan efisiensi, Jember punya contoh nyatanya: kopi rakyat, cerutu tembakau rakyat. Ini bukan hanya soal bicara di forum, tapi juga soal memperkenalkan potensi daerah,” ungkap seorang sumber internal yang mengikuti kunjungan tersebut.
Langkah promosi informal ini dinilai sebagai bentuk diplomasi ekonomi kreatif yang bisa memperluas jaringan ekspor dan kerja sama internasional, terutama untuk komoditas unggulan Jember.
Menuju Jember Go Internasional
Dengan tampil di forum NAPW XII, Gus Fawait mencatat sejarah sebagai Bupati Jember pertama yang menjadi pembicara di ajang ilmiah bergengsi tersebut. Tapi nilai tambahnya bukan hanya pada pidato akademik – misi kecil untuk mengenalkan produk lokal seperti kopi dan cerutu bisa jadi langkah besar membuka pasar global.



















