PIP Aspirasi Bang Pur, Senyum di Ujung Selatan Mandaran Puger Kulon

Jember, kabarjelas.com-Di ujung paling selatan Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, tepatnya di Dusun Mandaran 2, suasana Minggu pagi (09.30 WIB) itu terasa berbeda. Di kediaman sederhana Ketua RT, Bapak Marzuki, puluhan orang tua murid berkumpul dengan wajah penuh harap. Mereka adalah penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP), sebuah program yang digulirkan pemerintah untuk membantu biaya pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekitar 40 orang tua duduk rapi, sebagian membawa berkas, sebagian lain mendengarkan dengan khidmat. Munfarida, selaku pendamping program, memberikan sosialisasi tentang tahapan pencairan dana PIP. Ia menjelaskan satu per satu proses yang harus dijalani, agar bantuan benar-benar sampai kepada penerima yang berhak.

Yang membuat momen ini lebih istimewa, pengusulan program PIP di Dusun Mandaran 2 ini dilakukan oleh Pak Marzuki, tokoh masyarakat setempat. Usulan itu diteruskan oleh Bang Pur—H. M. Nur Purnamasidi, anggota DPR RI Komisi X, yang selama ini dikenal aktif memperjuangkan aspirasi pendidikan di Jember dan Lumajang.

“Alhamdulillah, berkat perjuangan dan doa panjenengan semua, bantuan ini bisa cair. Semoga bermanfaat untuk kelangsungan sekolah anak-anak kita,” ujar Marzuki penuh rasa syukur.

Para orang tua yang hadir tampak lega. Beberapa bahkan tak kuasa menahan senyum ketika mendengar kepastian bahwa biaya sekolah anak mereka akan terbantu. Bagi mereka, PIP bukan sekadar dana bantuan, melainkan sebuah harapan agar anak-anak tidak terhenti di tengah jalan dalam mengejar cita-cita.

Suasana hangat itu menjelma jadi penanda: di pelosok desa sekalipun, perhatian terhadap pendidikan tetap hadir. Di Dusun Mandaran 2, cerita tentang PIP Aspirasi Bang Pur bukan hanya soal pencairan dana, tapi juga tentang hadirnya negara lewat wakil rakyat yang mau mendengar suara bawah.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru