Lumajang,Kabarjelas.com. Diguyur hujan lebat, Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur kembali memuntahkan banjir lahar ke sejumlah aliran sungai, Rabu siang (10/09/2025).
Petugas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di pos pengamatan Gunung Api Semeru merilis jika banjir lahar ini terekam di Seismograf selama 2.177 detik.
“Getaran Banjir/Lahar Hujan terekam 1 kali dengan amplitudo 6 mili meter”, tulis Yadi Yuliadi, salah satu pengamat Gunung Semeru.
Selain getaran banjir lahar, Petugas juga melaporkan selama dua belas jam terakhir Gunung Semeru mengalami 58 kali gempa letusan, 1 kali gempa guguran, 3 kali gempa hembusan, 1 kali gempa tremor harmonik dan 6 kali gempa tektonik jauh.
Namun meski begitu, tingkat aktivitas gunung api tertinggi di pulau jawa ini masih bertahan di level dua atau waspada.
Meski tidak ada laporan korban, namun akibat banjir lahar ini akses jalan penghubung antar dusun di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro Lumajang lumpuh.
Related Posts:
“Iya benar, kami mendapat laporan jika tadi dini hari terekam getaran banjir”, kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono.
Ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga di Dusun Sumberlangsep yang terisolasi akibat banjir lahar ini.
“Kami tetap menghimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di Dusun Sumberlangsep”, tambahnya.


















