Organisasi Pendiri Partai Berikan Dukungan Kepada Pudoli Sandra di Musda Golkar Lumajang

Lumajang – Dukungan terhadap Pudoli Sandra sebagai kandidat Ketua DPD Partai Golkar Lumajang terus meluas menjelang Musyawarah Daerah (Musda) IX yang akan digelar pertengahan September 2025. Setelah gelombang dukungan dari belasan pengurus kecamatan (PK), kini giliran organisasi pendiri Partai Golkar yang secara terbuka menyatakan sikap politiknya.

Organisasi masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Lumajang, salah satu ormas yang menjadi fondasi lahirnya Partai Golkar, resmi menjatuhkan dukungan kepada Pudoli Sandra. Sikap ini menambah legitimasi Pudoli yang kian diperhitungkan dalam perebutan kursi ketua DPD Golkar Lumajang periode 2025–2030.

“Sebagai ormas pendiri, memastikan eksistensi dan kebesaran partai adalah tanggung jawab utama organisasi. Begitulah yang kami lakukan di Lumajang,” ujar Ali Murtadho, Sekretaris MKGR Lumajang, Rabu (17/9/2025).

Ali menilai, Pudoli adalah figur yang layak menjadi nakhoda baru bagi Golkar Lumajang. Selain lama berproses di internal partai, pengalaman Pudoli sebagai mantan komisioner KPU Lumajang dinilai memberi nilai tambah dalam kepemimpinannya.

“Pengalaman beliau sebagai komisioner KPU, ditambah kiprah panjangnya sebagai kader Partai Golkar, adalah pertimbangan utama bagi kami. Saya yakin, di tangan Pudoli Sandra perolehan suara Partai Golkar di Pemilu mendatang akan meningkat,” tegas Ali.

Sebelumnya, dukungan serupa juga telah datang dari 15 Pengurus Kecamatan (PK) yang bahkan menyampaikan aspirasi mereka langsung ke DPD Golkar Jawa Timur. Langkah ini menunjukkan adanya dorongan kuat dari akar rumput untuk menghadirkan perubahan di tubuh Golkar Lumajang.

Musda IX Partai Golkar Lumajang disebut-sebut bakal berlangsung panas karena akan mempertemukan Pudoli Sandra dengan calon petahana. Forum ini bukan hanya akan menentukan siapa yang memimpin partai untuk lima tahun ke depan, tetapi juga menjadi ajang uji arah perjuangan politik Golkar di Kabupaten Lumajang.

Dengan mengalirnya dukungan dari pengurus kecamatan hingga organisasi pendiri, peluang Pudoli Sandra untuk menantang dominasi petahana kian terbuka lebar. Musda kali ini diprediksi menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah Golkar Lumajang.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru