Lumajang, kabarjelas.com – Aksi kejahatan jalanan kembali menghantui warga Lumajang. Kali ini, seorang siswi SMK Negeri Klakah menjadi korban pembegalan saat sedang berteduh dari hujan deras, Sabtu (10/5/2025), di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah.
Korban diketahui bernama Mufidatul Qomariyah, siswi kelas XI yang saat itu baru saja menyelesaikan tugas sekolah di Kecamatan Kedungjajang. Saat hujan mulai turun lebat, ia memutuskan berhenti berteduh di sebuah teras ruko di tepi jalan.
Namun nahas, tak lama kemudian datang empat orang tak dikenal yang langsung mendekati korban dan merampas sepeda motor miliknya, jenis Honda Beat N-2030-YBF. Kejadian itu berlangsung begitu cepat hingga membuat korban tak sempat meminta pertolongan.
“Saat itu putri saya berteduh, terus tiba-tiba saja orang-orang ini datang dan merampas sepeda motornya,” ungkap Ali, ayah korban, saat ditemui di rumahnya, Minggu (11/5/2025).
Menurut pengakuan keluarga, korban sempat mencoba melawan, namun karena diancam dan dalam kondisi sendirian, ia akhirnya memilih melarikan diri. Sementara helm dan tas korban sempat dilempar para pelaku ke tengah jalan.
Rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian yang merekam detik-detik pembegalan tersebut sempat beredar luas di media sosial dan menjadi viral. Masyarakat pun geram karena aksi tersebut terjadi di siang bolong di jalan yang tergolong ramai.
Meski begitu, pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan resmi dari korban. Namun Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sudah mulai melakukan penyelidikan.
“Kami sudah mulai bergerak, doakan saja semoga segera bisa kita ungkap,” tegas Kapolres Lumajang.
Diketahui, jalur Klakah–Randuagung memang rawan aksi kriminalitas. Padahal, akses ini menjadi jalur alternatif penting yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Jember.
















