Jakarta, kabarjelas.com – Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi, menegaskan pentingnya keterlibatan publik secara luas dalam proses penulisan ulang sejarah Indonesia. Ia menilai, proses ini harus terbuka, bersifat akademis, dan tidak boleh menjadi alat legitimasi sepihak oleh penguasa.
Related Posts:
Pernyataan itu disampaikan Bang Pur, sapaan akrab politisi Partai Golkar tersebut, usai rapat dengar pendapat Komisi X DPR RI bersama Kementerian Kebudayaan di Jakarta, Senin (30/6/2025).
“Saya mendukung penulisan ulang sejarah ini, dengan catatan pemerintah harus mengakomodir masukan dan kritik dari masyarakat. Ini penting untuk menyempurnakan sejarah bangsa kita,” ujarnya kepada kabarjelas.com.
Bang Pur menegaskan, dirinya sepenuhnya mendukung program ini, asalkan masyarakat dilibatkan secara aktif dalam proses kajian dan penyusunan naskah sejarah. Menurutnya, partisipasi publik menjadi kunci agar hasil akhir penulisan sejarah benar-benar objektif dan komprehensif.
“Penulisan sejarah ini kan masih belum final. Masukan dan kajian publik harus menjadi bagian dari proses akademis yang tidak bisa diabaikan,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, tim penulisan ulang sejarah Indonesia yang dibentuk Kementerian Kebudayaan saat ini masih bekerja menghimpun, mengkaji, dan menarasikan kembali perjalanan panjang bangsa Indonesia.(Rohmat)

















