Antusias Warga Jember Meledak! 13 Ribu Lebih Mendaftar Beasiswa Cinta Bergema Jelang Penutupan


Jember, kabarjelas.com –Program beasiswa kuliah “Cinta Bergema” (Beasiswa Bupati Jember untuk Generasi Masa Depan) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Jember mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hingga H-3 penutupan pendaftaran, tercatat lebih dari 13 ribu pendaftar yang telah mengajukan berkas secara daring.

Pendaftaran program beasiswa ini resmi dibuka sejak 30 Juni 2025 dan semula dijadwalkan berakhir pada 5 Juli. Namun karena tingginya minat masyarakat, Pemkab Jember memutuskan memperpanjang masa pendaftaran hingga 10 Juli 2025.

“Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Hingga 7 Juli, sudah lebih dari 13 ribu orang yang mendaftar. Ini menunjukkan betapa besar harapan masyarakat terhadap program ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Drs. Hadi Mulyono, M.Si, saat dikonfirmasi, Selasa (8/7/2025).

Sementara itu, kuota yang tersedia hanya untuk sekitar 8.600 penerima. Artinya, jumlah pendaftar saat ini telah melampaui kapasitas hingga lebih dari 50 persen.

Program Cinta Bergema merupakan langkah konkret Pemkab Jember dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Pandhalungan. Beasiswa ini dibagi menjadi enam kategori, masing-masing dengan alokasi kuota sebagai berikut:

  1. Beasiswa Prestasi – Maksimal 15%
  2. Beasiswa Afirmasi Ekonomi – Maksimal 30%
  3. Beasiswa Guru dan Perangkat Daerah/Desa – Maksimal 10%
  4. Beasiswa Kompetisi – Maksimal 10%
  5. Beasiswa Santri dan Hafiz Qur’an – Maksimal 15%
  6. Beasiswa Khusus – Maksimal 15%

Kategori tersebut dirancang agar program beasiswa menjangkau berbagai latar belakang mahasiswa, baik yang berprestasi secara akademik, berasal dari keluarga kurang mampu, hingga para pengabdi dan pejuang pendidikan di desa serta para penghafal Al-Qur’an.

Sebelum dibuka, sosialisasi program ini telah dilakukan secara intensif antara 19 hingga 26 Juni 2025 melalui berbagai saluran komunikasi, baik daring maupun luring.

Proses selanjutnya setelah pendaftaran adalah verifikasi berkas dan wawancara, yang dijadwalkan berlangsung antara 14 hingga 19 Juli 2025.

Bupati Jember, Gus Fawait, sebelumnya telah menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan transparan dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Ia berharap program ini menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi muda Jember yang unggul, inklusif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru