Gus Fawait Lepas 480 Mahasiswi KKN: Bantu Validasi Kemiskinan Ekstrem di 8 Kecamatan!

Jember, kabarjelas.com – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk mempercepat pembangunan desa. Salah satu upaya nyata adalah dengan melibatkan perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sebanyak 480 mahasiswi Universitas Ibrahimy, Situbondo, secara resmi dilepas Bupati Jember, Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait, untuk melaksanakan KKN di 8 kecamatan di Kabupaten Jember. Kecamatan tersebut meliputi Arjasa, Pakusari, Sumbersari, Silo, Ajung, Jenggawah, Tempurejo, dan Wuluhan.

Dalam sambutannya, Gus Fawait memberikan apresiasi tinggi atas komitmen civitas akademika Universitas Ibrahimy yang terus konsisten mendukung agenda pembangunan daerah.

“Kami sangat terbantu dengan hadirnya mahasiswa dan santri di desa-desa. Terutama dalam validasi data kemiskinan ekstrem, yang sangat penting agar bantuan sosial bisa lebih tepat sasaran,” tegas Gus Fawait.

Ia juga menekankan bahwa program KKN bukan sekadar formalitas akademik, melainkan bentuk nyata kontribusi generasi muda terhadap bangsa dan negara.

“Adik-adik ini punya peran strategis. Jadikan pengabdian ini sebagai ladang amal, dan bagian dari perjuangan membangun negeri dari pinggiran,” tambahnya.

Para peserta KKN nantinya akan berbaur langsung dengan masyarakat desa, melakukan observasi, edukasi, dan pendampingan sosial dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

(Saiful Rahman)

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru