Jember, Kabarjelas.com — Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi atau Bang Pur, menghadiri talk show Reuni Akbar Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember yang digelar di Gedung Soejarwo Universitas Jember, Sabtu (20/12/2025).
Bang Pur menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut bersama Dr. Soejarwo dan Dr. Tri Wahyu Liswati. Acara ini dihadiri Rektor Universitas Jember, Dekan FKIP beserta jajaran, para alumni lintas angkatan, serta mahasiswa.
Dalam forum tersebut, Bang Pur memanfaatkan momentum reuni untuk bernostalgia dengan lingkungan kampus yang menjadi bagian penting perjalanan akademiknya. Ia menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut tidak terlepas dari konsistensinya terhadap dunia pendidikan, sekaligus keterikatan sebagai alumnus Universitas Jember.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bang Pur menambahkan bantuan beasiswa berupa uang buku sebesar Rp500 ribu kepada puluhan mahasiswa yang sebelumnya telah menerima beasiswa dari keluarga alumni FKIP. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk membantu kebutuhan akademik mahasiswa agar tetap berkelanjutan.
Bang Pur juga membagikan pengalaman akademiknya yang lekat dengan budaya literasi. Sejak menempuh pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, ruang yang paling sering ia datangi adalah perpustakaan. Setiap memiliki waktu luang, ia menghabiskannya di ruang baca. Kebiasaan tersebut mulai bergeser setelah ia memperoleh beasiswa Supersemar, di mana aktivitas literasi dilanjutkan melalui buku-buku yang diperoleh dari toko buku.
Masih dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bang Pur memberikan apresiasi berupa lima buku kamus kepada lima peserta penanya yang dinilai aktif dalam sesi diskusi talk show.
Kehadiran Bang Pur dalam reuni akbar FKIP UNEJ ini sekaligus menegaskan kedekatan akademiknya dengan Universitas Jember. Ia merupakan lulusan UNEJ untuk jenjang pendidikan S1, S2, hingga S3, sehingga keikutsertaannya dalam forum ini mencerminkan keterikatan alumnus terhadap almamater serta komitmen berkelanjutan terhadap penguatan pendidikan.
Pewarta: SR

















