Muhamad Nur Purnamasidi Ajak Wali Murid Penerima PIP Pererat Persaudaraan dalam Bingkai NKRI

LUMAJANG, kabarjrlas.com – Pendidikan bukan sekadar urusan bangku sekolah, melainkan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa. Hal inilah yang ditekankan Anggota MPR RI Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), H. Muhamad Nur Purnamasidi, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (26/12/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Tali Persaudaraan Warga dalam Bingkai NKRI” tersebut dihadiri ratusan wali murid penerima bantuan PIP Aspirasi. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan bahwa bantuan pendidikan bukanlah sekadar bantuan finansial, melainkan wujud kehadiran negara dalam menjamin hak dasar warga negara.

Dalam orasi kebangsaannya, legislator yang akrab disapa Bang Pur menekankan bahwa persatuan nasional berakar dari kesejahteraan dan kecerdasan rakyat. Ia menyebut, Empat Pilar MPR RI—Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—harus menjadi landasan utama orang tua dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Beasiswa PIP ini adalah instrumen negara agar tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dari pendidikan. Ketika anak-anak kita mendapat akses pendidikan yang layak dan berkarakter Pancasila, di situlah persaudaraan bangsa dirajut dan NKRI menjadi semakin kokoh,” tegas Bang Pur.

Ia menambahkan bahwa pendidikan memiliki daya rekat sosial yang kuat. Anak-anak dari latar belakang berbeda bisa tumbuh bersama, belajar saling menghargai, dan memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah.

Lebih lanjut, Bang Pur mengajak para wali murid untuk memaknai bantuan PIP sebagai bentuk gotong royong nasional, bukan semata-mata bantuan individu. Ia menekankan peran keluarga dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, mulai dari menanamkan sikap toleransi di rumah, memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukannya, hingga menjaga kerukunan antarwarga.

“Persaudaraan tidak lahir dengan sendirinya. Ia harus dirawat, dimulai dari keluarga, dari sekolah, dan dari lingkungan sekitar. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat dari Partai Golkar, Bang Pur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program kerakyatan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, tugas anggota MPR RI bukan hanya menyampaikan nilai konstitusi secara teoritis, tetapi memastikan nilai tersebut hadir dalam kehidupan nyata rakyat.

“Hari ini kita bicara Empat Pilar, sekaligus memastikan anak-anak Bapak dan Ibu bisa terus sekolah. Inilah makna politik yang membumi—politik yang memperkuat persaudaraan dan menjaga NKRI,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan ditutup dengan sesi dialog bersama wali murid. Sejumlah peserta menyampaikan apresiasi atas bantuan PIP Aspirasi yang dinilai sangat membantu keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka. Para wali murid juga menyatakan komitmen untuk menjaga lingkungan yang rukun dan kondusif demi masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, H. Muhamad Nur Purnamasidi berharap silaturahmi antarwarga semakin erat, sejalan dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa yang tertuang dalam Empat Pilar MPR RI—menjadikan Indonesia kuat, adil, dan bersatu dari akar rumput.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru