Dari Sekolah Dasar, Bang Pur Tanamkan 4 Pilar sebagai Tameng Nasionalisme di Era Media Sosial

Lumajang, kabarjelas.com–Masifnya penggunaan media sosial yang kini menjangkau hingga anak-anak usia sekolah dasar menjadi perhatian serius berbagai pihak. Menyikapi realitas tersebut, Anggota MPR RI Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), H. Muhamad Nur Purnamasidi, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SDN Pasrujambe 08, Kabupaten Lumajang, Sabtu (27/12/2025).

Mengangkat tema “Strategi Membumikan Empat Pilar MPR RI di Era Media Sosial”, kegiatan ini dihadiri para guru, wali murid, serta tokoh masyarakat setempat. Sosialisasi difokuskan pada pentingnya membentengi ideologi bangsa sejak usia dini, seiring semakin akrabnya anak-anak dengan gawai dan dunia digital.

Dalam pemaparannya, legislator yang akrab disapa Bang Pur menegaskan bahwa media sosial ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menjadi sarana edukasi dan komunikasi, namun di sisi lain berpotensi menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan nilai-nilai yang bertentangan dengan jati diri bangsa.

“Sekarang ini, media sosial sudah masuk ke ruang keluarga dan ruang kelas. Karena itu, membumikan Empat Pilar tidak bisa lagi hanya lewat ceramah konvensional. Nilai Pancasila dan UUD 1945 harus hadir dalam praktik keseharian, termasuk di dunia digital,” tegas Bang Pur.

Ia menekankan bahwa kekuatan nasionalisme di era digital sangat ditentukan oleh kesadaran kolektif dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Menurutnya, jempol warga negara harus lebih cepat menyebarkan persatuan daripada memperbesar perbedaan.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Pur memaparkan tiga strategi utama untuk menjaga marwah kebangsaan di ruang siber. Pertama, literasi berbasis konstitusi, yakni membiasakan masyarakat memverifikasi informasi dengan merujuk pada nilai keadilan dan kebenaran yang sejalan dengan UUD 1945. Kedua, etika digital (netiket) dengan menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman berinteraksi agar perbedaan tidak berubah menjadi konflik. Ketiga, penguatan konten kreatif bernuansa nasionalisme, khususnya yang menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal NKRI.

Pemilihan SDN Pasrujambe 08 sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis. Bang Pur menyebut sekolah sebagai laboratorium awal pembentukan karakter bangsa. Dengan membekali guru dan wali murid, nilai-nilai Empat Pilar diharapkan dapat ditanamkan sejak dini dan diteruskan kepada siswa, terutama dalam pendampingan penggunaan gawai.

“Anak-anak belajar dari contoh. Jika guru dan orang tua paham nilai kebangsaan, maka anak-anak akan tumbuh dengan karakter yang kuat. Inilah cara kita menjaga NKRI dari akar paling bawah,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Bang Pur juga menegaskan komitmen Partai Golkar untuk terus hadir di tengah masyarakat hingga pelosok desa. Menurutnya, derasnya arus informasi global tidak boleh memadamkan semangat nasionalisme, di mana pun masyarakat berada.

Kegiatan yang berlangsung di penghujung tahun 2025 ini ditutup dengan dialog interaktif seputar tantangan mendidik anak di era gadget. Para peserta mengapresiasi langkah sosialisasi yang menyentuh langsung tingkat desa dan sekolah dasar. Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan media sosial sebagai sarana edukasi dan perekat persatuan, sejalan dengan semangat Empat Pilar MPR RI.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru