Bang Pur Ucapkan Selamat, DPR Resmi Setujui Adies Kadir Jadi Calon Hakim MK

Jakarta,, kabarjelas.com— DPR RI resmi menyetujui Adies Kadir sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggantikan Arief Hidayat yang akan memasuki masa purnatugas. Persetujuan tersebut diketok dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa, 27 Januari 2026.

Keputusan ini sekaligus membatalkan penetapan calon hakim MK sebelumnya, Inosentius Samsul, yang sempat disetujui dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu. Pergeseran keputusan di forum tertinggi parlemen itu menandai dinamika politik yang tak sederhana di Senayan.

Adies Kadir, politikus senior Partai Golkar yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, selanjutnya masih harus menjalani tahapan lanjutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum resmi dilantik sebagai hakim konstitusi.

Ucapan selamat datang dari internal DPR. Anggota Komisi X DPR RI dari Daerah Pemilihan Jember–Lumajang, Muhammad Nur Purnamasidi, turut menyampaikan apresiasinya.

“Selamat kepada Saudara Adies Kadir atas kepercayaan yang diberikan DPR RI. Amanah ini besar dan strategis. Mahkamah Konstitusi membutuhkan hakim yang berintegritas, independen, dan setia pada konstitusi, bukan pada kepentingan jangka pendek,” ujar Nur Purnamasidi, yang akrab disapa Bang Pur.

Rekam Jejak Adies Kadir

Adies Kadir lahir di Balikpapan, 17 Oktober 1968. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Sipil di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (1987–1993), kemudian melanjutkan studi hukum di Universitas Merdeka Surabaya (1993–2003). Pendidikan magister dan doktoral di bidang hukum memperkuat fondasi akademiknya dalam isu legislasi dan ketatanegaraan.

Karier politiknya terentang panjang. Sejak terpilih sebagai anggota DPR RI pada 2014, Adies pernah menjabat Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), lembaga penjaga etika parlemen. Pada periode 2019–2024, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.

Memasuki 2024, Adies menduduki posisi Wakil Ketua DPR RI yang membawahi sektor ekonomi dan keuangan, termasuk Komisi XI, XII, XIII, Badan Anggaran, serta Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.

Penunjukan Adies Kadir sebagai calon Hakim MK kini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena rekam jejaknya, tetapi juga karena harapan besar agar Mahkamah Konstitusi tetap berdiri tegak sebagai penjaga terakhir konstitusi.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru