Jember,kabarjelas.com – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan ribuan hektare lahan pertanian agar produktivitas tanaman pangan dapat terus meningkat.
Program optimalisasi lahan menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan pertanian, sekaligus meningkatkan produksi pangan tanpa harus membuka lahan baru. Melalui program tersebut, lahan yang sebelumnya hanya dapat ditanami satu hingga dua kali dalam setahun diupayakan mampu meningkatkan intensitas tanam menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.
Pada tahun 2026, program optimalisasi lahan di Kabupaten Jember ditargetkan menjangkau sekitar 7.070 hektare areal pertanian. Upaya ini diperkuat dengan pembangunan dan pengembangan sistem irigasi perpompaan guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian yang selama ini menghadapi kendala pengairan.
Selain optimalisasi lahan, pemerintah juga mendorong modernisasi sektor pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian. Berbagai peralatan seperti traktor, alat panen modern, hingga teknologi pertanian berbasis digital mulai diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.
Related Posts:
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra produksi pangan di Jawa Timur. Sektor pertanian selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah sekaligus sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat pedesaan.
Pemerintah berharap peningkatan produktivitas lahan mampu berkontribusi terhadap peningkatan produksi pangan daerah, menjaga stabilitas pasokan, serta memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi.
Namun demikian, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari bertambahnya luas tanam maupun meningkatnya hasil panen. Yang tidak kalah penting adalah sejauh mana peningkatan produksi tersebut mampu memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi petani.
Karena itu, selain memperkuat infrastruktur dan teknologi pertanian, pemerintah juga dituntut memastikan akses petani terhadap pupuk, benih, pendampingan, serta harga hasil panen yang menguntungkan.
Dengan dukungan lahan pertanian yang luas dan berbagai program penguatan sektor pertanian, Jember diharapkan mampu mempertahankan perannya sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Jawa Timur sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani yang menjadi pelaku utama sektor tersebut.
















