Diduga Frustrasi Usai Tunangan Dibatalkan, Pemuda Ini Pilih Jalan Tragis

Jember, kabarjelas.com – Peristiwa tragis mengguncang warga Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Jember, Kamis pagi (15/5/2025). Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon mangga yang berada tepat di depan rumahnya.

Korban diketahui bernama Ahmad Z, warga setempat. Ia pertama kali ditemukan oleh bibinya sekitar pukul 05.30 WIB, tak lama setelah salat subuh. Saat ditemukan, tubuh Ahmad tergantung sekitar lima meter di atas permukaan tanah dan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

“Bibinya histeris saat melihat tubuh korban tergantung. Lalu paman dan orang tuanya bergegas menurunkannya. Sayangnya, korban sudah meninggal,” ungkap seorang warga yang ikut menyaksikan kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi kabarjelas.com, korban diduga mengalami tekanan berat setelah rencana pernikahannya dibatalkan secara sepihak oleh calon mertuanya. Ahmad sendiri dikabarkan baru pulang dari Bali sehari sebelumnya dan sempat mengunjungi rumah tunangannya.

“Setahu kami, mereka sudah lama bertunangan. Tapi kabarnya, calon mertuanya tiba-tiba membatalkan rencana pernikahan. Mungkin korban frustasi,” ujar Kepala Desa Cangkring, H. Akbar.

Yang mengejutkan, keluarga maupun teman-teman dekat korban tidak melihat tanda-tanda mencurigakan sebelumnya. Bahkan malam sebelum kejadian, Ahmad masih sempat berbicara santai dan menceritakan perihal batalnya pernikahan tersebut.

“Dia memang kelihatan sedih, tapi masih bisa tersenyum. Kami semua nggak nyangka dia bakal melakukan ini,” kata salah satu teman korban yang enggan disebut namanya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan latar belakang dan motif pasti dari tindakan tragis tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan dampak serius dari tekanan mental, terutama di kalangan anak muda. (*)

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru