Jakarta, kabarjelas.com – Ribuan tokoh alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari seluruh penjuru Indonesia bersiap tumpah ruah di Jakarta pada 13–14 Juli 2025. Mereka akan menghadiri momentum strategis Pengukuhan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Pengurus Besar Ikatan Alumni PMII (PB IKA-PMII) periode 2025–2030 yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta.
Ketua Pelaksana, Hery Harianto Azumi, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni formal. Rakernas ini menjadi ruang konsolidasi nasional bagi alumni PMII lintas generasi—dari akademisi hingga politisi papan atas.
“Ini bukan kegiatan simbolik. Lebih dari 1.200 alumni PMII akan hadir, termasuk ratusan doktor dan profesor yang kini mengisi berbagai sektor strategis nasional. Kita ingin memastikan bahwa IKA-PMII berperan sebagai mitra strategis pemerintahan dalam membangun bangsa,” ujar Hery dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/7/2025).
Dihadiri Menteri Kabinet Prabowo dan Tokoh Nasional
Acara pengukuhan dan Rakernas ini juga akan dihadiri tokoh-tokoh besar nasional. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dijadwalkan menyampaikan materi seputar moderasi beragama dan tantangan keislaman dalam lanskap global. Tokoh intelektual muslim seperti KH. Said Aqil Siradj dan Ulil Abshar Abdalla juga hadir untuk memperdalam diskusi Islam progresif dan budaya perdamaian dunia.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid akan memberi paparan terkait kebijakan reforma agraria. Sementara itu, Wakil Menteri Dikti dan Ristek, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, hadir dalam sesi khusus untuk memperkuat kontribusi akademik alumni PMII dalam pendidikan tinggi nasional.
Dua Wakil Ketua DPR Dijadwalkan Hadir
Dari lingkar politik Senayan, dua Wakil Ketua DPR RI—Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sufmi Dasco Ahmad—dijadwalkan hadir dalam sesi berbeda. Cucun akan membahas isu-isu aktual legislasi, sedangkan Dasco akan menyampaikan pidato kunci pada malam pengukuhan.
“Ini menunjukkan bagaimana IKA-PMII memiliki daya tarik lintas sektor dan menjadi simpul penting dalam percaturan nasional,” tambah Hery.
Related Posts:
Mengokohkan Sinergi dengan Pemerintah
Sekretaris Panitia, M. Yunus Razak, menyebut bahwa Rakernas kali ini diarahkan untuk mempertegas posisi IKA-PMII sebagai kekuatan sosial-politik yang solid. Dengan 35 kepengurusan wilayah dan 232 cabang aktif di seluruh Indonesia, IKA-PMII dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini momentum penting untuk menyatukan gerak langkah alumni PMII di seluruh pelosok. Kita ingin kontribusi kita terasa dalam pendidikan, keislaman, kebijakan publik, dan penguatan demokrasi,” tegas Yunus.
Penulis: Saiful Rahman
Editor: Tim Redaksi Kabarjelas



















