Jember, kabarjelas.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melakukan audiensi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember sebagai respons atas kerusakan jalur rel yang sempat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Fawait menekankan pentingnya koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah dan pihak KAI, khususnya dalam penanganan infrastruktur vital seperti rel kereta api.
Related Posts:
“Kalau sampai terjadi kecelakaan, yang akan ditanya masyarakat adalah bupatinya, bukan pihak kereta api,” ujar Gus Fawait tegas di hadapan jajaran KAI Daop 9.
Ia menyampaikan bahwa keselamatan warga Jember harus menjadi prioritas bersama. Oleh karena itu, sinergi dan kecepatan respons dalam menyikapi kerusakan infrastruktur mutlak diperlukan.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antar institusi demi menciptakan sistem transportasi yang aman dan andal bagi masyarakat Jember.
“Kami berharap ke depan tidak ada lagi miskomunikasi. Setiap kejadian harus langsung dikoordinasikan, agar bisa ditangani cepat dan tidak menimbulkan korban,” imbuh Gus Fawait.
Sementara itu, pihak PT KAI Daop 9 menyambut baik komitmen Bupati Jember dalam menjaga keselamatan bersama dan siap meningkatkan koordinasi dengan Pemkab Jember.



















