Lumajang,Kabarjelas.com. Banjir lahar susulan dari Gunung Semeru kembali menerjang permukiman warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Lumajang pada Sabtu (06/12) sore. Akibatnya, puluhan siswa SD Negeri Jugosari 03 terancam tak bisa kembali ke sekolah karena daerah mereka terisolasi.
Selain karena debit banjir lahar masih tinggi, sisa material vulkanik yang terbawa arus juga masih panas sehingga membahayakan bagi siapapun yang nekat menerobosnya.
Related Posts:
“Kami belum bisa masuk ke wilayah dusun sumberlangsep, karena akses yang menghubungkan ke daerah sana masih ada peningkatan debit”, ungkap Danial Reza Petugas Pusdalops BPBD Lumajang saat dikonfirmasi di lokasi.
Sebagaimana diketahui, di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro Lumajang terdapat sekitar 137 keluarga yang terisolasi karena area permukiman mereka berada di seberang aliran sungai kali regoyo.
Sebagian besar siswa SD Negeri Jugosari 03 berasal dari dusun ini. Sehingga jika material banjir tak segera dilakukan pembersihan para siswa terancam tak bisa sekolah.
“Kalau sampai senin besok kondisinya masih terisolir, maka ada sekitar 46 anak didik kami yang tidak bisa ikut ujian akhir semester”, kata Ery Eliawati, salah satu Guru di SD Negeri Jugosari 03 saat dikonfirmasi.
Ia berharap, pemerintah segera melakukan upaya pembersihan sembari berharap banjir lahar susulan tak kembali terjadi.

















