Rajut Persatuan dalam Keberagaman, Bang Pur Tekankan Penguatan Empat Pilar MPR RI

JEMBER, kabarjelas.com– Keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar sekaligus amanah yang harus dijaga bersama. Kesadaran inilah yang ditekankan Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi, dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kampus STIH, Jember, Senin (30/12/2025).

Mengusung tema “Merajut Persatuan dalam Keberagaman: Penguatan Empat Pilar MPR RI sebagai Fondasi Kerukunan Nasional”, kegiatan ini dihadiri tokoh lintas agama, aktivis pemuda, serta perwakilan masyarakat lokal yang memiliki komitmen menjaga harmoni dan kondusivitas wilayah.

Dalam orasi kebangsaannya, Muhamad Nur Purnamasidi—yang akrab disapa Bang Pur—menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya bukanlah penghalang persatuan, melainkan identitas asli bangsa Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa keberagaman hanya akan menjadi kekuatan jika dirajut dengan nilai-nilai kebangsaan yang kokoh.

“Keberagaman adalah takdir bangsa kita, tetapi persatuan adalah pilihan yang harus terus diperjuangkan. Empat Pilar hadir bukan untuk menyeragamkan, melainkan untuk memastikan bahwa di tengah perbedaan, kita tetap berjalan dalam satu arah sebagai bangsa yang berdaulat,” tegas Bang Pur.

Ia menjelaskan bahwa Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan perekat utama yang menjaga tenunan kebangsaan agar tidak mudah robek oleh konflik identitas, kepentingan sempit, maupun provokasi yang memecah belah.

Dalam sosialisasi tersebut, Bang Pur menekankan beberapa poin penting. Pancasila harus menjadi titik temu seluruh golongan tanpa diskriminasi. Bhinneka Tunggal Ika perlu dihidupkan dalam praktik nyata melalui sikap saling menghormati di tingkat akar rumput. Sementara itu, penguatan ketahanan nasional menjadi krusial untuk membentengi masyarakat dari paham radikal dan intoleran yang mengancam persatuan.

Sesi dialog berlangsung hangat dan interaktif. Peserta, khususnya kalangan pemuda, menyampaikan kegelisahan terkait maraknya ujaran kebencian dan sentimen sektarian di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Bang Pur mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, mengedepankan tabayyun atau klarifikasi, serta menyelesaikan perbedaan dengan semangat kekeluargaan.

“Jika Empat Pilar ini benar-benar hidup di dalam hati setiap warga, maka provokasi sebesar apa pun tidak akan mampu meruntuhkan kerukunan sosial kita,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menyebarluaskan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI di lingkungan masing-masing. Bang Pur berharap dari forum ini lahir duta-duta persatuan yang mampu menjadi penengah, perekat sosial, dan penjaga harmoni demi terwujudnya Indonesia yang damai, adil, dan berkeadaban.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru