JEMBER, Kabarjelas.com – Peternak dan masyarakat di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Pakan dan Budidaya Ternak Ayam yang digelar di Gedung Pertemuan Saksana Wisma (SW) PG Semboro, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai pemateri. Bimtek ini merupakan bagian dari program Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat (PKPRIM) yang bertujuan mendorong pemanfaatan hasil riset bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor peternakan.
Puluhan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan materi mengenai teknik penyusunan pakan ternak, pemanfaatan bahan baku lokal, hingga manajemen budidaya ayam agar usaha ternak dapat berjalan lebih efisien.
Anggota DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi dalam kegiatan tersebut menilai penguatan kapasitas peternak menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing usaha peternakan rakyat. Melalui kegiatan pelatihan yang menghadirkan peneliti, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses langsung terhadap pengetahuan dan teknologi yang selama ini berkembang di lembaga riset.
Ia juga melihat persoalan biaya pakan yang tinggi masih menjadi tantangan utama bagi peternak ayam. Karena itu, pemahaman mengenai formulasi ransum pakan dan pemanfaatan bahan baku lokal dinilai dapat membantu peternak menekan biaya produksi sekaligus menjaga kualitas nutrisi ternak.
Related Posts:
Sementara itu, peneliti dari Pusat Riset Peternakan BRIN, Rantan Krisnan, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pakan merupakan komponen terbesar dalam biaya produksi usaha ternak ayam.
Menurutnya, biaya pakan bahkan dapat mencapai sekitar 60 hingga 80 persen dari total biaya produksi, sehingga kemampuan menyusun ransum pakan yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi usaha peternakan.
Ia juga memperkenalkan berbagai bahan pakan alternatif yang dapat dimanfaatkan peternak, termasuk bahan baku lokal dan limbah pertanian yang masih memiliki nilai nutrisi.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknik penyusunan pakan, pemilihan bahan baku lokal, hingga cara meningkatkan produktivitas ternak ayam.
Melalui kegiatan ini diharapkan para peternak di Kecamatan Semboro dan sekitarnya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha ternak ayam secara lebih efisien dan berkelanjutan.


















