Lumajang. Kabarjelas.com. Selama tahun 2025, Anggota Komisi X DPR RI H. Muhamad Nur Purnamasidi membantu merealisasikan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi bagi 23.957 siswa di Kabupaten Lumajang. Total anggaran bantuan pendidikan yang digelontorkan mencapai Rp15,34 miliar.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap. Pada fase pertama, 13.412 siswa dari berbagai jenjang pendidikan mulai SD, SMP, hingga SMA dan SMK telah menerima bantuan dengan nilai total sekitar Rp7,8 miliar.
Selanjutnya, pada tahap kedua, politisi yang akrab disapa Bang Pur kembali memperjuangkan bantuan PIP bagi lebih dari 10.545 siswa. Pada fase lanjutan ini total dana yang disalurkan mencapai Rp7,5 miliar.
Bang Pur menegaskan, PIP jalur aspirasi merupakan bentuk tanggung jawab wakil rakyat dalam memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.
Ia menilai Program Indonesia Pintar berperan strategis dalam menekan angka putus sekolah sekaligus menjamin terpenuhinya hak dasar pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Related Posts:
“PIP menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan angka putus sekolah dan memastikan hak dasar pendidikan terpenuhi, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945,” ungkapnya.
Sementara salah satu wali murid penerima manfaat PIP Aspirasi, Eka Sri Wahyuni mengaku bersyukur telah menjadi bagian dari penerima manfaat PIP. Menurutnya, bantuan PIP yang diusulkan oleh Anggota Komisi X DPR RI ini tidak hanya membantu secara finansial, melainkan menjadi pemicu minat belajar anak di sekolah.
“Sangat membantu sekali, bahkan sekarang anak saya lebih tekun belajar karena telah saya belikan sepatu dan tas baru dari PIP ini”, ujarnya.
Berdasarkan data penyaluran sepanjang 2025, penerima PIP aspirasi di Kabupaten Lumajang terdiri dari 17.252 siswa SD dengan total bantuan Rp6,94 miliar, 3.840 siswa SMP sebesar Rp4,02 miliar, 1.746 siswa SMA senilai Rp2,67 miliar, serta 1.119 siswa SMK dengan total bantuan Rp1,69 miliar. Secara keseluruhan, bantuan tersebut diterima oleh 23.957 siswa dengan nilai Rp15,34 miliar.
Penulis : Rokhmad


















