Jakarta, Kabarjelas.com. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) kembali merilis indikator baru dalam sejumlah bidang pembangunan skala nasional.
Salah satunya tentang angka partisipasi kasar
(APK) Pendidikan Tinggi di Indonesia.
Dalam daftar indikator pembangunan dalam rancanangan rencana kerja pemerintah di tahun 2026 disebutkan jika APK Pendidikan tinggi menargetkan 34,92 % dari realisasi 32,00% pada tahun 2024 lalu. Sementara Outlook 2025 diprediksi akan menyentuh angka 33,94% di tahun bejalan.
Penetapan indikator baru di bidang partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia dinilai bukan hanya perubahan angka semata, melainkan merupakan target prestis, sebab kenaikan dari Outlook 2025 mencapai 0,98%.
Related Posts:
“Menurut saya target ini masuk akal, hanya saja pemerintah perlu memastikan pelaksanaan program pembangunan manusia dan pendidikan dilaksanakan secara kolaborasi antar kementerian dan lembaga”, ungkap Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi saat dikonfirmasi Kabarjelas.com melalui sambungan telepon pada Rabu siang (09/07/2025).
Selain angka patisipasi pendidikan tinggi, Bang Pur sapaan akrab politisi Partai Golkar itu juag menyoroti sejumlah indikator dalam bidang pendidikan.
“Pendidikan ini related dengan kenaikan indikator proporsi penduduk berusia 15 ke atas dengan kualifikasi pendidikan tinggi. Karena akan berpengaruh besar terhadap cita-cita dan mimpi kita (Indonesia Emas) 20 tahun mendatang”, tambahnya.
Sebagai salah mitra strategis kementerian dan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan kemanusiaan, Bang Pur berjanji akan mendukung penuh seluruh program prioritas nasional.
“Selama masuk akal dan tidak sekedar menggugurkan kewajiban, saya akan mendukung penuh apalagi Kementerian Pendidikan ini mitra strategis kami di Komisi X DPR RI”, pungkasnya.


















