Lumajang, Kabarjelas.com – Dinilai berhasil menahkodai Ormas MKGR Lumajang, nama Pudoli Sandra kembali mencuat sebagai salah satu kandidat Ketua DPD Partai Golkar Lumajang masa bakti 2025–2030.
Sebagaimana diketahui, pemilihan ketua partai berlambang pohon beringin itu akan digelar melalui Musyawarah Daerah (Musda). Forum tertinggi partai di tingkat kabupaten/kota yang rencananya dilaksanakan dalam waktu dekat.
Afan Habibi, salah satu pengurus DPD Partai Golkar Lumajang, mengungkapkan pihaknya telah mengikuti beberapa kali rapat persiapan Musda XI.
“Saya sudah dua kali ikut rapat persiapan Musda di kantor DPD, hanya saja waktu pelaksanaannya belum ditentukan”, kata Afan yang juga menjadi penitia Musda nya.
Selain petahana, nama Pudoli Sandra juga masuk dalam bursa calon ketua. Hal itu semakin menguat setelah belasan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar di Lumajang mendeklarasikan dukungan terhadap dirinya.
“Kami ketua dan sekretaris PK dari 12 kecamatan menyatakan dukungan penuh kepada Bapak Pudoli Sandra”, tegas Ketua PK Golkar Pronojiwo, Sri Warsini, saat deklarasi pekan lalu.
Related Posts:
Menanggapi dukungan tersebut, Pudoli menyampaikan apresiasi. Menurutnya, deklarasi PK memiliki nilai yang sangat tinggi karena para pengurus kecamatan merupakan ujung tombak partai di masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih banyak atas dukungan teman-teman PK. Bagi saya, ini bukan sekadar dukungan moral dalam Musda, tetapi juga wujud baiknya hubungan antara saya dengan mereka”, ujar Pudoli kepada Kabarjelas.com.
Ia menegaskan, jika dipercaya memimpin DPD Golkar Lumajang, dirinya berkomitmen mengembalikan kejayaan partai dan memastikan Golkar berperan strategis dalam pemerintahan daerah.
“Golkar ini bukan partai baru. Pada 20 Oktober mendatang, partai ini telah 60 tahun mengabdi untuk masyarakat. Tentu amanah ini harus dijalankan dengan kerja keras, bahkan ekstra keras, jika saya ditetapkan sebagai ketua”, tambahnya.
Selain dukungan dari belasan PK, Pudoli juga mengklaim telah mengantongi dukungan dari sejumlah elemen penting Partai Golkar lainnya, termasuk organisasi sayap dan ormas pendiri partai.

















