Lumajang, Kabarjelas.com. Untuk meningkatkan kompetensi guru di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi, menggandeng Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar workshop bertajuk “Transformasi Pendidikan Melalui Pembelajaran Mendalam” di Hotel Aston Inn Lumajang pada Minggu (14/09/2025).
Workshop tersebut diikuti lebih dari 100 tenaga pendidik dari berbagai jenjang dan satuan pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/K).
Acara ini diinisiasi oleh legislator yang sebelumnya pernah berprofesi sebagai guru honorer, Muhamad Nur Purnamasidi. Menurutnya, menjadi pejuang pendidikan tidak hanya dengan menjalankan aktivitas pembelajaran di sekolah, namun juga disemua lini profesi dan pekerjaan.
“Berbekal pengalaman saya sebagai Guru, sebelum mendapat amanah dari masyarakat Jember dan Lumajang untuk duduk di parlemen. Sehingga saya menganggap pendidikan adalah tugas kita semua”, Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi.
Lebih lanjut, Bang Pur sapaan akrab legislator dari Partai Golkar itu menegaskan bahwa guru saat ini dituntut untuk lebih inovatif dalam melaksanakan pembelajaran, khususnya dalam pemanfaatan teknologi yang berkembang pesat.
“Penguasaan teknologi adalah kompetensi yang harus terus ditingkatkan oleh guru. Apalagi Pak Menteri (Abdul Mu’ti) sudah tidak lagi membebankan tugas administrasi yang berbelit-belit, yang selama ini sering menjadi alasan guru tidak punya waktu berinovasi”, tambahnya.
Senada dengan hal itu, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, menyebutkan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya penguatan pembelajaran yang berfokus pada numerasi, sains, dan teknologi.
“Kompetensi ini nantinya akan menghubungkan pembelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari. Apalagi sekarang kita sudah memasuki era Artificial Intelligence, model dan metode pembelajaran kita mau tidak mau harus bertransformasi”, Kata Nia.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap peran Komisi X DPR RI yang konsisten mendukung program-program pendidikan.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman di Komisi X DPR RI, khususnya Bang Pur, yang terus mendukung kami di Kemendikdasmen”, ujarnya.
Related Posts:
Workshop ini mendapat tanggapan positif dari para guru. Salah satunya datang dari Irma Safiyatul Hidayah. Menurutnya, workshop transformasi ini memiliki peran penting bagi guru dalam memastikan materi dan motede pembelajaran yang digunakan masih relevan atau tidak.
“Workshop ini penting sekali, karena kami bisa meningkatkan keahlian sebagai seorang guru terutama dalam mentransformasi metode dan materi pembelajaran”, kata Irma.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Lumajang, Siti Sundari. Menurutnya, selain menjadi ajang meningkatkan kompetensi guru, Workshop ini sekaligus menjadi ajang pertemuan anatara Guru Paud dengan Direktur PAUD Kemendikdasmen.
“Sangat bermanfaat sekali mas, apalagi Bang Pur (H. Muhamad Nur Purnamasidi) bisa menghadirkan langsung ibu direktur PAUD ke Lumajang. Ini menambah semangat dan motivasi kami untuk terus berinovasi dalam pembelajaran”, pungkas Siti Sundari.
Selain Narasumber dari Kemendikdasmen, hadir pula dua narasumber lain yang memiliki rekam jejak dan pengalaman di bidang Pendidikan.
















