Jember, kabarjelas.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember menganugerahkan penghargaan bergengsi kepada Anggota Komisi X DPR RI, Muhamad Nur Purnamasidi, sebagai Tokoh Pejuang Pendidikan dalam ajang PWI Jember Award 2025. Penghargaan tersebut diberikan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar meriah di Hotel Luminor, Jumat malam (23/5/2025).
Di wilayah Jember dan Lumajang, nama Muhamad Nur Purnamasidi dikenal luas sebagai “Bapaknya Guru Honorer” dan “Bapaknya PIP”, karena perannya yang menonjol dalam memperjuangkan nasib guru tidak tetap serta konsistensinya dalam mengawal bantuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Melalui kiprahnya sebagai legislator, ia telah membantu puluhan ribu siswa mendapatkan akses pendidikan lewat Program Indonesia Pintar (PIP).
Related Posts:
Dedikasi inilah yang membuat Bang Pur dinilai layak menerima penghargaan sebagai tokoh pendidikan yang konsisten memperjuangkan keadilan akses dan keberpihakan kebijakan pendidikan, khususnya untuk kawasan tapal kuda.
“Ini bukan tentang saya, tapi tentang bagaimana kita terus menjaga semangat perjuangan di dunia pendidikan,” ujar Bang Pur usai menerima penghargaan.
Dalam ajang PWI Jember Award 2025, total ada 14 tokoh lintas sektor yang dinilai layak mendapatkan apresiasi atas kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah maupun nasional. Berikut daftarnya:
- Muhammad Fawait – Tokoh Pemimpin Muda
- Megawati Hangestri – Tokoh Perempuan Berprestasi
- Ade Novita – Tokoh Peduli Pendidikan Disabilitas
- Nungky Viana Feranita – Tokoh Pendidikan
- Ponimin – Tokoh Pengusaha Sukses
- Frebrian Ananta Kahar – Tokoh Pengusaha Tembakau
- H. Satib – Tokoh Pembangunan Jember-Lumajang
- Muhammad Ade Saputra – Tokoh Peduli Pangan
- Arum Sabil – Tokoh Pertanian
- MZA Djalal – Tokoh Infrastruktur PJU
- dr. Faida – Tokoh Bidang Kesehatan
- Hendy Siswanto – Tokoh Infrastruktur Jalan
- Bambang Hariyadi – Tokoh Ekonomi Kerakyatan
- Muhamad Nur Purnamasidi – Tokoh Pejuang Pendidikan
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian HPN yang tidak hanya merayakan kebebasan pers, tapi juga mengapresiasi tokoh-tokoh lokal yang menginspirasi dan berdampak luas bagi masyarakat.



















