Medan, Kabarjelas.com – Kunjungan kerja Tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Banggar, Wihadi Wijanto, bertujuan menghimpun masukan dan rekomendasi terkait potensi penerimaan negara serta pengalokasian dana transfer ke daerah dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dalam pertemuan yang digelar di Medan itu, Banggar DPR RI juga melakukan evaluasi terhadap efektivitas penyerapan dana transfer ke daerah serta kebijakan pengendalian inflasi yang telah berjalan selama ini.
Wihadi Wijanto menegaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi daerah agar kebijakan fiskal nasional tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Banggar ingin memastikan dana pembangunan yang bersumber dari transfer ke daerah berjalan baik, efektif, dan efisien,” ujar Wihadi.
Related Posts:
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan harapan agar pemerintah pusat menyesuaikan dana transfer bagi daerah tertinggal di Sumut. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita bekerja sama meningkatkan pengelolaan keuangan daerah dan mewujudkan Sumatera Utara yang lebih maju dan sejahtera,” ajak Bobby kepada para bupati dan wali kota yang hadir.
Bobby juga menekankan pentingnya sinergi dan diskusi antara pemerintah daerah dan DPR RI dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan seperti penanganan banjir, pengendalian inflasi, pengembangan UMKM, stabilitas ekonomi, dan program prioritas lainnya di Sumut.
Turut hadir dalam rombongan Banggar DPR RI sejumlah anggota, di antaranya Sofyan Tan, Marianus Gea, M. Nur Purnamasidi, Sabam Rajagukguk, Hinca Panjaitan, M. Husni, Tony Tesar, Ruslan M. Daud, Ecky Awal, Ahmad Rizki Sadiq, dan Imas Ubudiah.
Pertemuan tersebut menjadi ajang kolaborasi penting antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan, terutama dalam optimalisasi penggunaan dana transfer demi pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Sumatera Utara.



















