Palembang, Kabarjelas.com. Jelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Anggota Komisi X DPR RI, H. Muhamad Nur Purnamasidi minta Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan pembekalan terkait penguatan strategi komunikasi di lapangan.
Hal ini dinilai penting karena metode sosialisasi dan teknik penggalian data harus lebih kreatif dan persuasif agar data yang didapatkan oleh petugas lebih akurat sebagai bagian dari bahan pengambilan keputusan strategis.
Related Posts:
“Petugas sensus harus dibekali keterampilan komunikasi yang adaptif. Agar data yang diinput dalam sensus ini benar-benar akurat”, ujar H. Muhamad Nur Purnamasidi saat dikonfirmasi Kabarjelas di sela-sela kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (30/01/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika tantangan di lapangan yang beragam menuntut petugas tidak hanya memahami teknis pendataan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang memadai.
“Setiap daerah memiliki karakteristik sosial dan ekonomi yang berbeda, jadi pola pendekatan sesuai dengan budaya sosial perlu disiapkan”, tambah Pria yang akrab disapa Bang Pur itu.
Komisi X DPR RI juga mendorong Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan untuk memperluas kerja sama dengan berbagai organisasi dan pemangku kepentingan.
Langkah ini dinilai dapat mempermudah akses awal petugas sensus terhadap pelaku usaha sehingga proses pendataan berjalan lebih efektif dan akurat.
Penulis : Rokhmad


















