Halal Bihalal dengan Alumni Santri Genggong, Bang Pur Perkuat Isu BOS dan Tegaskan Peran Negara di Pendidikan

Jember, kabarjelas.com – Momentum Halal Bihalal Alumni Santri Genggong menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum strategis membahas isu pendidikan nasional. Kegiatan yang digelar di Cafe Bedadung, Rabu (29/4/2026) ini menghadirkan Anggota DPR RI Komisi X, H. Muhamad Nur Purnamasidi, yang memaparkan peran dan fokus kerjanya di parlemen.

Kegiatan tersebut diikuti para alumni yang tergabung dalam DPC Tanazaha Jember, terdiri dari puluhan pengurus dan ranting dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.

Dalam pemaparannya, pria yang akrab disapa Bang Pur itu menegaskan bahwa Komisi X DPR RI saat ini tengah menghitung ulang biaya satuan pendidikan atau Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Ia menilai, selama ini dukungan negara terhadap sekolah swasta masih terbilang minim, padahal kontribusinya sangat besar dalam menopang akses pendidikan masyarakat. “Selama ini kita hanya bicara BOS sekitar Rp1 juta, padahal itu tidak cukup. Dalam hitungan kami di Komisi X, idealnya untuk SD bisa mencapai minimal Rp3,8 juta per siswa, tergantung kondisi geografis,” ujarnya.

Bang Pur menjelaskan, penghitungan ulang BOS tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa pembiayaan pendidikan dasar adalah tanggung jawab negara.

Dalam putusan tersebut, negara diwajibkan menjamin pendidikan dasar tanpa biaya, baik di sekolah negeri maupun swasta, sehingga diperlukan dukungan anggaran yang lebih kuat agar tidak ada anak yang terhambat mengakses pendidikan.

“Putusan MK sudah sangat jelas, negara harus hadir secara penuh dalam pembiayaan pendidikan. Ini yang sedang kami kawal di Komisi X agar kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kebutuhan riil,” tegasnya.

Selain itu, Bang Pur juga menyampaikan bahwa posisinya di Komisi X DPR RI dapat dimanfaatkan oleh para peserta dan masyarakat, khususnya dalam mengakses program pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) serta usulan revitalisasi gedung sekolah.

Usai pemaparan, para peserta menyampaikan apresiasi atas penjelasan Bang Pur dan berharap terjalin kerja sama serta koordinasi yang lebih intensif, sehingga manfaat dari posisinya di Komisi X benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mendorong kebijakan pendidikan yang lebih adil, merata, dan berpihak pada kebutuhan umat.

Sebarkan

Lumajang

Hukum dan Peristiwa

Terbaru