Jember, Kabarjelas.com – Aroma misteri menyelimuti Bukit Tungu di Dusun Rowo, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, setelah warga menemukan kerangka manusia di kawasan perbukitan yang curam dan jauh dari permukiman pada Jumat, 5 Juni 2026.
Kerangka itu ditemukan dalam kondisi tercerai-berai di bawah pohon, sementara seutas tali tambang biru masih terikat di bagian atas lereng bukit. Penemuan itu sempat menghebohkan warga setempat dan dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga warga berdatangan ke lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan bermula saat seorang warga yang tengah mencari kayu melintas di area perbukitan Bukit Tungu. Saat menyusuri jalur semak dan medan yang cukup terjal, warga tersebut menemukan bagian tulang belulang manusia yang tersebar di beberapa titik.
Karena panik, penemu kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa, yang selanjutnya meneruskan laporan tersebut ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Kalisat bersama tim Identifikasi Satreskrim Polres Jember segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang untuk membatasi akses warga ke area penemuan demi kepentingan penyelidikan.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, polisi menemukan sejumlah bagian kerangka manusia yang sudah tidak utuh. Kondisi tersebut membuat proses identifikasi awal belum dapat dilakukan secara langsung di lokasi kejadian.
Related Posts:
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan jenis kelamin, usia, serta perkiraan waktu kematian korban.
Keberadaan tali tambang yang masih terikat di lokasi juga menjadi salah satu temuan yang kini didalami penyidik, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana maupun penyebab lain di balik kematian tersebut.
Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah korban meninggal akibat kecelakaan, bunuh diri, atau tindak kekerasan. Semua kemungkinan masih terbuka dan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, warga sekitar mengaku masih diliputi rasa penasaran dan kekhawatiran atas temuan tersebut, mengingat lokasi Bukit Tungu dikenal cukup sepi dan jarang dijangkau masyarakat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang. Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Jember.

















