Lumajang,Kabarjelas.com – Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) merilis rencana alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp757,8 triliun, naik dibanding tahun sebelumnya.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari postur APBN 2026 yang diajukan pemerintah sebesar Rp3.786,5 triliun, atau tumbuh sekitar 7 persen dibandingkan APBN 2025.
Related Posts:
“Prioritas bidang pendidikan dengan anggaran yang direncanakan sebesar Rp757,8 triliun”, tulis Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu RI, Deni Surjantoro sebagaimana dilansir dari siaran pers pada Kamis (21/08/2025).
Kenaikan anggaran pendidikan ini tidak hanya dipengaruhi oleh pertumbuhan postur APBN, tetapi juga karena sektor pendidikan menjadi salah satu program prioritas pembangunan pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dituangkan dalam bingkai Asta Cita.
Fokus Penggunaan Anggaran Pendidikan 2026, diperkirakan akan digunakan untuk 7 sub program utama pendidikan, diantaranya;
- Dana pendidikan tahun 2026 akan dialokasikan untuk sejumlah program strategis, antara lain:
- Peningkatan akses pendidikan merata bagi seluruh masyarakat, melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
- Pembangunan sekolah unggulan terintegrasi tingkat SMA (Sekolah Unggul Garuda) serta sekolah rakyat.
- Revitalisasi sekolah dan madrasah serta penyediaan sarana-prasarana pendukung.
- Peningkatan kualitas pembelajaran melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Penguatan pendidikan vokasi dan link and match dengan dunia kerja, termasuk pengembangan teaching industry dan SMK Pusat Keunggulan.
- Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
- Pemenuhan hak pendidikan dasar secara bertahap, selektif, dan afirmatif.
Dengan kenaikan alokasi anggaran ini, pemerintah menargetkan peningkatan akses dan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan sumber daya manusia di seluruh Indonesia.
Penulis : Rokhmad


















